EDUCATION FOREVER

Proses pembelajaran.

Behind The Scenes

Proses pembuatan film pendek

Pelatihan TIK

Bersama para narasumber dari Pustekom

Gunung Kerinci

Hamparan sawah di kaki Gunung Kerinci, Indahnya alam ku.

Crew dan Pemain

Film pendek pendidikan.

Tampilkan postingan dengan label FISIKA ASYIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FISIKA ASYIK. Tampilkan semua postingan

April 18, 2021

AIR KONDUKTOR YANG BAIK ???

 

Air adalah salah satu komponen dalam kehidupan kita yang tidak pernah bisa dipisahkan dalam hidup manusia bahkan muka bumi kita terdiri lebih banyak perairan dibandingkan daratan.

Dimusin hujan seperti sekarang ini bisa menyebabkan banjir atau jalan tergenang oleh air, banyak kekhawatiran kita kesetrum dalam banjir jika ada kabel listrik yang terbuka dalam air.

Nah... Apakah air adalah konduktor yang baik????

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut terlebih dahulu kita harus tahu apa itu konduktor. 

Konduktor merupakan suatu bahan atau zat yang dapat menghantarkan panas dan juga arus listrik baik dalam bentuk zat cair, padat, ataupun gas.

Mungkin kalian sering melihat di Televisi atau membaca berita ada orang kesetrum dalam air, atau mungkin kalian pernah mengalami dengan tidak sengaja kesetrum dalam air. Jadi apakah air konduktor yang baik???

Jawaban nya bisa iya bisa tidak.....

Air ada yang bersifat isolator atau tidak dapat menghantarkan arus listrik contoh nya adalah air murni yang biasanya ada di laboratorium, air ini telah mengalami beberapa kali penyulingan. Air murni juga kekurangan elektron bebas jadi tidak bisa menghantarkan arus listrik.

Air yang banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita tidak air murni, karena mengandung banyak elemen mulai dari kandungan mineral dan kandungan lainnya, air inilah yang bisa menjadi KONDUKTOR karena bisa mnghantarkan arus listrik.

Jadi kalian harus berhati-hati pada saat berada dekat air seperti pantai, kolam renang jika ada peralatan elektronik disekitarnya. 

Juni 21, 2019

USAHA DALAM FISIKA

Ketika mendengar kata usaha pasti kita berpikir usaha adalah langkah atau cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Tetapi dalam pengertian usaha di dalam fisika tentu saja berbeda dengan usaha dalam keseharian yang sering kita dengar. Dalam fisika usaha didefinisikan sebagai hasil kali gaya dengan perpindahan benda. Ketika gaya yang kita berikan terhadap benda menyebabkan benda berpindah maka dapat dikatakan kita melakukan usaha terhadap benda tersebut.


Contoh : seorang anak mendorong gerobak sehingga gerobak berpindah tempat, maka orang tersebut melakukan usaha kepada gerobak. Doni mendorong mobil sekuat tenaga tetapi mobil tidak berpindah tempat, maka dikatakan usaha Doni terhadap mobil sama dengan nol karena perpindahan mobil sama dengan nol.




Usaha dinotasikan dengan W yang merupakan singkatan bahasa Inggris dari Work yang berarti kerja. Satuan usaha adalah Joule yang didefinisikan sebagai besarnya energi yang dibutuhkan untuk memberi gaya sebesar satu Newton sejauh satu meter. Oleh sebab itu, 1 Joule sama dengan 1 Newton meter (N.m)
Rumus Usaha dinotasikan dengan:
W = F \cdot x
Dimana,
W = Usaha yang dilakukan (Joule)
F = Gaya yang diberikan (N)
x = jarak perpindahan objek (m)
Agar kamu dapat memahami konsep Usaha dengan baik, perhatikan gambar lintasan Usaha dan komponennya di bawah ini.
rumus usaha[Sumber: Douglas C. Giancoli, 2005]
Jika gaya yang diberikan pada objek membentuk sudut maka persamaannya menjadi:
W = F \cos \theta \cdot s
Dimana,
\theta = sudut yang dibentuk gaya terhadap perpindahan.
Nilai usaha dapat berupa positif atau negatif tergantung arah gaya terhadap perpindahannya. Jika gaya yang diberikan pada objek berlawanan arah dengan perpindahannya, maka usaha yang diberikan bernilai negatif. Jika gaya yang diberikan searah dengan perpindahan, maka objek tersebut melakukan usaha positif.
Usaha juga dapat bernilai nol (0) atau objek tidak melakukan usaha jika,
  • Diberikan gaya namun tidak terjadi perpindahan.
  • Gaya yang diberikan tegak lurus dengan perpindahan (\cos 90^{\circ}=0)

April 17, 2017

KISAH FISIKA

Fisika itu sulit, membosankan, membingungkan, menegangkan atau bahkan menakutkan. Ya, begitulah sebagian besar orang menanggapi tentang fisika. Diperlukan keterampilan berpikir untuk dapat memahami fenomena alam yang tertuang dalam setiap butir persamaan. Kemampuan otak untuk menerima kejadian yang tidak terasa oleh panca indera memang menjadi titik batas nalar manusia.

Namun begitu, Sesuatu yang hanya ada dalam pemikiran suatu saat akan menjadi penopang peradaban manusia. Nyatanya, teknologi yang ada dalam angan setiap manusia telah melampaui batas kemampuan panca indera. Suatu teknologi yang mustahil diwujudkan saat ini akan menjadi kebutuhan yang menunjang kelangsungan hidup setiap makhluk hidup di masa mendatang.
Jangan bersikap lembut pada malam yang indah itu...
Usia yang tua harus membara dan penuh amarah di penghujung hari.
Marahlah...Marahlah, pada cahaya yang memudar.
Meski ada orang bijak di penghujungnya...
Tidak ada kegelapan yang benar.
Karena kata-kata mereka bagai petir yang menyambar...
Jangan bersikap lembut pada malam yang indah itu.
Marahlah... Marahlah...Pada cahaya yang memudar.

Bagaimana peran fisika dalam mendukung peradaban telah terlihat melalui ilustrasi nyata yang disajikan dalam adegan luar biasa dalam sebuah skenario. Ya…Doraemondengan kantong ajaibnya dan mesin waktu di kamar Nobita ataupun pintu kemana saja yang mampu menembus ruang dan waktu adalah gambaran akan teknologi masa depan yang belum terwujud saat ini. Konsep dasar fisika lain disajikan dalam beberapa film ilmiah yang menarik. Sebut saja perjalanan waktu yang dilakukan Alexander Hartdegen dalam film berjudul “Time Machine” yang menggunakan prinsip-prinsip difraksi dan interferensi. Ataupun perjalanan antar bintang yang ditunjang dengan teknologi teleportasi dalam kecepatan cahaya yang tersaji dalam film “Star Trek”. Ada juga “Interstellar” yang memberikan gambaran tentang teori-teori astrofisika mengenai worm hole, gravitasi, perjalanan waktu, dan relativitas yang bertaburan sepanjang cerita.

Begitulah…perkembangan pemikiran manusia yang telah melampaui peradaban. Meskipun hanya berupa cerita, namun, pemikiran yang disajikan membuka wawasan akan perkembangan ilmu di masa depan. Bukan untuk masa lalu tapi harapan di masa depan.

April 14, 2017

FENOMENA FISIKA DALAM KEHIDUPAN KITA

Fisikawan berhasil menemukan detail menakjubkan semesta, dari radius lubang hitam hingga partikel subatom yang semuanya kasat mata. Bagaimana dengan yang di depan mata?



Anda mungkin akan terkejut menemukan kurangnya penjelasan untuk banyak fenomena yang terjadi di keseharian Anda. Beberapa hal paling misterius ini bahkan mungkin tampak biasa di mata Anda.

Kacang

Dalam mangkuk berisi kacang campur, kacang Brazil selalu tampak berada di paling atas. Ini dikenal sebagai ‘efek kacang Brazil’. Fenomena ini memang tampak biasa namun menjadi salah satu misteri terbesar fisika yang belum terpecahkan. Di antara bermacam barang dan mengabaikan gravitasi, benda yang lebih besar selalu berada di atas.
Arus konveksi diduga berperan pada kondensasi partikel yang lebih kecil. Semua kemungkinan ini berkontribusi dalam efek kacang Brazil. Namun hingga kini, tak seorang pun dan tak satu pun simulasi komputer berhasil menjelaskannya. Bahkan, fisikawan, astronom dan geolog hingga kini tak bisa memahami fenomena ini.

Busa

Sedang mencuci, cukuran, atau minum soda atau bir? Saat melakukan kegiatan itu, kadang Anda bisa menemukan busa dan kita sering mendapatkannya. Menurut profesor fisika Douglas Durian di UCLA, 95% bagian busa adalah udara dan 5% cairan. Gas pada busa memisahkan cairan untuk membentuk matriks gelembung kecil.
Sayangnya, hingga kini tak ada rumus yang bisa menjelaskan mengenai sifat busa. “Fisika busa belum bisa dipahami dengan baik,” ujarnya pada NASA Science.

Es

Penyelidikan satu setengah abad belum bisa menentukan mengapa es bisa membuat Anda terjatuh. Ilmuwan sepakat, lapisan tipis air cair di atas es solid menyebabkan kelicinannya. Namun, hingga kini tak ada konsensus mengapa es memiliki lapisan itu.
Teoris berpendapat, hal ini timbul akibat adanya kontak dengan permukaan es yang membuatnya meleleh. Mungkin Anda mengharapkan ada pihak yang disalahkan, namun hingga kini, para ilmuwan angkat tangan untuk hal ini.

Sereal

Sereal cenderung berkumpul menjadi satu atau menyingkir di pinggir mangkuk. Ilmuwan menjulukinya ‘efek cheerios’. Fenomena semacam ini juga berlaku untuk benda apa pun yang mengambang. Dominic Vella dari Cambridge University dan Laksminarayanan Mahadewan dari Harvard University menjadi orang pertama yang menjelaskan ini.
Menurut mereka, efek ini merupakan hasil geometri permukaan cairan. Tensi permukaan membuat permukaan susu mengumpul di tengah mangkuk karena molekul air dalam susu tertarik kaca, permukaan susu mencekung di ujung mangkuk. Hasilnya, jika tidak mengumpul di tengah, sereal akan berada di pinggir mangkuk.

Magnet

Profesor fisika Jearl Walker dari Cleveland State University menjelaskan, medan magnet secara alami memancar keluar dari partikel listrik yang menyusun atom, terutama elektron. Untuk memahami magnetisme sederhana masih bisa dilakukan namun tidak untuk yang lebih dalam.
Meski fisikawan memiliki ‘mekanik kuantum’ yang bisa menjelaskan perilaku partikel secara akurat termasuk magnetisme namun secara intuitif, tak mungkin memahami arti sebenarnya teori itu. “Itu hanyalah fitur semesta dan penjelasan matematika sebagai upaya menyelesaikan ‘tugas rumah’ alam dan mencari jawabannya,” ujar Walker.

Listrik Statis

Guncangan statis sangat misterius. Hal yang diketahui, hal ini terjadi saat ada arus negatif atau positif berlebihan muncul di tubuh dan menyetrum saat Anda menyentuh sesuatu. Atau, listrik statis bisa terjadi saat listrik statis terkumpul di sesuatu yang kemudian Anda sentuh. Penyebabnya hingga kini masih tak jelas.
Penjelasan umum menyatakan, dua obyek yang bergesekkan memukul electron di atom dari salah satu obyek dan membuat obyek itu menjadi terlalu positif atau negatif. Kedua obyek kemudian saling menyetrum. Namun mengapa electron mengalir dari satu obyek ke lainnya? Hal ini tak pernah bisa dijelaskan.

Pelangi

Pelangi terbentuk dari cahaya matahari di tetes air di atmosfer. Tetes air ini berperan sebagai prisma yang memisahkan cahaya menjadi komponen cahaya dan mengirimnya pada sudut 40-42 derajat berlawanan matahari.
Secara ilmiah, pelangi tak lagi misterius karena penjelasan munculnya pelangi telah muncul sejak abad 17 oleh fisikawan Isaac Newton. Namun, bayangkan seberapa mistis pelangi sebelumnya. Di zaman Yunani kuno misalnya, pelangi dianggap sebagai jalan yang dibuat utusan Tuhan untuk menjembatani Bumi dan langit.

November 19, 2016

TEKA TEKI EINSTEIN


Teka-teki ini tidak mengandung trik, hanya murni logika.
Ada 5 buah rumah yang masing-masing memiliki warna berbeda. Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan kebangsaaan yang berbeda-beda.
Setiap penghuni rumah menyukai jenis minuman tertentu, merokok satu merk rokok tertentu dan memelihara satu jenis hewan tertentu.
Tak satupun dari kelima orang itu yang minum minuman yang sama, merokok satu merk rokok yang sama, dan memelihara hewan yang sama seperti penghuni yang lain.
PERTANYAAN : Siapakah Yang memelihara IKAN?
PETUNJUK:


  1. Orang Inggris tinggal di dalam rumah berwarna merah.
  2. Orang Swedia memelihara anjing.
  3. Orang Denmark senang minum teh.
  4. Rumah berwarna hijau terletak tepat disebelah kiri rumah berwarna putih.
  5. Penghuni rumah berwarna hijau senang minum kopi.
  6. Orang yang merokok PallMall memelihara burung.
  7. Penghuni rumah yang terletak di tengah-tengah senang minum susu.
  8. Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill.
  9. Orang Norwegia tinggal dirumah paling pertama.
  10. Orang yang merokok Marlboro tinggal disebelah orang yang memelihara kucing.
  11. Orang yang memelihara kuda tinggal disebelah orang yang merokok Dunhill.
  12. Orang yang merokok Winfield senang minum bir.
  13. Disebelah rumah berwarna biru tinggal orang Norwegia.
  14. Orang Jerman merokok Rothmans.
  15. Orang yang merokok Marlboro bertetangga dengan orang yang minum air.
Albert Einstein menyusun teka-teki ini pada abad lalu.
Dia menyatakan, 98% penduduk dunia tidak mampu memecahkan teka-teki ini.
Apakah anda termasuk yang 2%?

Agustus 26, 2016

FISIKA ITU ASYIK

FISIKA ITU ASYIK


Tidak dapat dipungkiri, bahwa pelajaran yang paling menjadi momok bagi siswa adalah Fisika. Banyak siswa yang alergi ketika mendengar mata pelajaran Fisika.
Dalam benak mereka, belajar fisika selalu berkaitan dengan rumus yang menakutkan. Di dalam kelas pun, siswa selalu diajarkan rumus yang memusingkan. Setiap siswa selalu membayangkan betapa sulitnya belajar Fisika itu.
Pernahkah kita bertanya, mengapa ada orang senang mendaki gunung tinggi dan penuh bahaya? Mengapa ada orang hobi menjelajahi ganasnya gurun pasir yang tandus dan panas? Atau mengapa sebagian orang gemar mengarungi buasnya samudra? Jawabannya adalah bagi mereka semua merupakan itu hobi, kegemaran dan bisa memuaskan diri mereka. Mereka mencari kepuasan diri dan memiliki semangat yang tinggi untuk melakukan semua itu.
Sekarang, bagaimana dengan belajar Fisika? Mengapa ada orang yang sangat senang pelajaran Fisika? Prof Yohanes Surya, orang Indonesia yang membuktikan bahwa belajar Fisika itu asyik dan menyenangkan. Lalu bagaimana dengan kebanyakan orang (siswa) yang takut belajar Fisika?
Orang yang senang belajar Fisika, karena bagi mereka pelajaran itu menyenangkan. Dari awal, mereka selalu membayangkan betapa menyenangkannya belajar Fisika. Mempelajari Fisika adalah suatu petualangan yang menggairahkan dan menantang. Menjadi seorang fisikawan profesional, bahkan lebih menggairahkan. Di antara kegiatan intelektual manusia, yang paling banyak menyerap energi adalah mempelajari dunia tempat kita hidup dan mencoba membuka tabir rahasia alam. Itulah tepatnya yang merupakan tujuan Ilmu Fisika.
Ilmu Fisika selalu berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari. Sebenarnya tanpa sadar, tiap orang selalu menerapkan hukum fisika. Misalnya, mengapa berjalan di tempat yang licin itu lebih sulit dibandingkan di tempat yang kasar. Di situlah Ilmu Fisika bekerja, bahwa jalan yang licin itu gaya geseknya lebih kecil dibandingkan dengan jalan yang kasar sehingga gaya penahan kaki kita lebih kecil. Makanya kita sering terpeleset ketika berjalan di jalan yang licin.
Contoh lain, mengapa jalan tikungan selalu dibuat miring dengan sudut kemiringan tertentu? Itu bukan tanpa alasan. Kecepatan kendaraan di tikungan itu, berbanding lurus dengan besar sudut kemiringan tikungan. Hal itu membuat kendaraan lebih aman ketika melaju di tikungan dengan sudut kemiringan tertentu.
Hal itu membuktikan, fisika selalu dekat dengan peristiwa yang kita alami. Tanpa belajar pun, sebenarnya setiap orang telah menerapkan Ilmu Fisika.
Lalu bagaimana agar belajar Fisika itu menyenangkan? Pertama, hilangkan anggapan bahwa Fisika itu susah. Anggapan itulah yang menghalangi seseorang untuk belajar Fisika lebih dalam. Ingat, anggapan/pikiran adalah penggerak tubuh. Dengan berpikir ‘Fisika itu susah’, maka otak akan bekerja mencari alasan mengapa Fisika itu susah. Akhirnya, seribu satu alasan menyatakan Fisika memang ‘benar-benar susah’ dan bikin sakit kepala sehingga orang enggan ‘masuk’ ke dunia Fisika.
Berpikirlah positif terhadap fisika, maka akan muncul hasil yang positif. Jika kita berpikir belajar Fisika itu asyik dan menarik, maka otak kita pun akan mencari alasan mengapa Fisika itu menyenangkan dan mengapa perlu mempelajarinya. Berdasar pikiran yang positif itulah, lahir minat dan semangat baru untuk belajar mencintai Fisika.
Langkah kedua adalah menumbuhkan minat dengan mengatakan: “Apakah manfaatnya bagiku.” Mengetahui secara konkret manfaat yang diperoleh setelah belajar Fisika, maka akan tumbuh dalam diri suatu sugesti besar untuk mempelajarinya.
Melalui Ilmu Fisika akan tersingkap rahasia alam, penemuan baru dan teknologi terapan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Bahkan, Ilmu Fisika selalu berkaitan dengan berbagai disiplin ilmu lainnya. Misalnya dalam Ilmu Kedokteran juga dipakai asas fisika medik. Eksplorasi minyak bumi dan barang tambang, juga menerapkan teknologi fisika bumi atau lebih dikenal dengan sebutan Geofisika. Bidang teknik sipil mengaplikasikan konsep titik berat, keseimbangan gaya, tegangan dan daya tahan suatu material yang semuanya itu dijelaskan dengan baik dan terperinci dalam Ilmu Fisika.
Bahkan dalam bidang ekonomi dan bisnis sekalipun, Ilmu Fisika turut ambil bagian yaitu yang dikemas sebagai Ekonofisika. Bagaimana memprediksikan turun naiknya harga saham, atau kondisi moneter berdasarkan data sebelumnya. Nah, jika kita menguasai Ilmu Fisika tentu akan mudah mencari maupun menciptakan lapangan kerja.
Langkah ketiga adalah mengatur tempat belajar dan membangun suasana yang bersahabat. Dalam hal ini, interaksi antara guru dan siswa dalam belajar Fisika. Buatlah siswa betah tinggal di kelas dan ciptakan suasana segar dalam belajar. Perlakukan siswa sebagai manusia sederajat, pahami cara berpikir siswa, tanyakan penghambat mereka belajar dan bersenang-senanglah bersama mereka.
Fisika tidak selalu berkaitan dengan rumus, tetapi menggunakan logika berpikir. Bukan berarti Fisika tanpa Matematika, karena Matematika adalah dasarnya. Biasanya orang Fisika selalu mempunyai logika dan pola pikir yang baik, sehingga orang yang ahli dalam bidang Fisika mampu bekerja di berbagai bidang.
Memang, Fisika tidak bisa dikatakan mudah. Tetapi tidak ada alasan untuk tidak menyukai pelajaran Fisika, karena ternyata belajar Fisika itu asyik dan menyenangkan.

sumber:http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1240269320

Agustus 05, 2016

Fenomena fisika sehari-hari 

 Fisika merupakan mata pelajaran yang dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari. Banyak ditemukan gejala dan fenomena alam yang terjadi di sekitar siswa. Hal ini sesuai dengan prinsip fisika itu ada di mana-mana dan kapan saja.

Berikut rangkuman peristiwa fisika sehari-hari yang mudah teramati:

1.Gerak semu harian matahari

Bumi bergerak mengelilingi matahari dari arah barat ke timur. Faktanya, matahari yang terlihat bergerak dari timur ke barat. Gerak matahari dari timur ke barat disebut gerak semu harian mata hari.

2.Lemari hias terbuat dari cermin datar

selalu menggunakan cermin datar. Orang tidak pernah menggunakan cermin cembung atau cekung. Pada cermin datar, benda sama tinggi dengan bayangannya, jarak benda sama dengan jarak bayangannya. Hanya saja, cermin datar menunjukkan bayangan yang tertukar anftara sisi kanan dengan sisi kiri

3.Spion kendaraan terbuat dari cermin cembung

Cermin cembung tidak pernah membentuk bayangan terbalik. Semakin jauh jarak benda maka bayangan benda itu semakin kecil, begitu sebaliknya. 

4.Kejadian Pelangi

Pelangi terjadi pada pagi atau sore hari, tidak pernah tengah hari, apalagi malam hari. Jika matahari berada di sebelah barat maka pelangi terjadi di sebelah timur, begitu sebaliknya. Pelangi terjadi saat hujan dan tidak pernah terjadi pada saat cuaca cerah. Pelangi itu merupakan proses penguraian bintik air oleh cahaya matahari.

5.Jam tangan selalu berputar ke arah kanan

Jam tangan dan alat ukur waktu lainnya selalu berputar ke kanan. Orang menjadikan ini sebagai patokan arah putaran. Misalnya, searah dengan putaran jarum jam. Artinya, berputar ke kanan. Berlawanan dengan putaran jarum jam, berarti berputar kekiri.

6.Hukum I Newton

Ketika kendaraan hendak berangkat kita terdorong ke belakang, begitu sebaliknya. Ini diindikasikan sebagai hukum kelembaman (hukum I Newton).

7.Petir dan kilat terjadi bersamaan

Sesungguhnya petir dan kilat terjadi bersamaan. Faktanya kilat terklihat terlebih dahulu ketimbang terdengar petir. Ini disebabkan oleh cahaya lebih cepat merbambat di udara ketimbang bunyi.

Di pos berikut nya akan di jelaskan satu persatu. Semoga bermanfaat ^^

Juli 29, 2016

FISIKA ASYIK

Cara asyik belajar fisika...

Ini metode agar bisa asyik belajar fisika 

1.   Pahami Dahulu Pokok Bahasan atau Materi yang Akan Dipelajari

Artinya, pahami terlebih dahulu, apa sih yang akan dipelajari? Apa gunanya?  Ada tidak relevansinya dengan kehidupan kita? 
Jika itu belum terjawab, tanyakan terlebih dahulu kepada guru; karena bisa jadi ada yang lupa disampaikan. Atau bisa juga mencari informasi dari buku-buku atau bacaan lain. Karena, ibarat perang; masa kita nggak tahu seperti apa musuh yang kita hadapi. Karena semakin banyak kita mendapatkan informasi tentang musuh kita, kita akan mudah menundukannya, dan menjadikannya sebagai mitra kita untuk berkoalisi untuk menghadapi musuh lain.

2. Hubungkan Materi yang Akan Dipelajari dengan Materi Pendukungnya yang Sudah Diketahui

Terkadang beberapa guru (lagi-lagi guru), sering lupa menghubungkan materi yang baru dengan materi yang lama; padahal keduanya ada berhubungan cukup erat. Seolah-olah materi yang akan dipelajari ini terlepas dari materi yang sudah-sudah. Jadi, jika ada materi baru, tanyakan kepada guru, kira-kira apa kaitannya dengan masa lalu. Hal ini akan memudahkan kita menarik benang merah hubungan antara keduanya.

3. Pahami Dahulu Konsep Rumusnya Sebelum Menghafalnya.

Sebelum menghafal rumus fisika, pahami dahulu alur rumus dari konsep awal sampai menjadi rumus akhir. Tujuannya adalah supaya kita mengerti dari mana rumus-rumus itu berasal, semenjak konsep yang mendasarinya sampai menjadi rumus akhir, kecuali beberapa rumus yang sudah merupakan definisi dan rumus ini biasanya sangat sederhana. Setelah kita mengerti rumus tersebut, adalah hal yang sangat mudah untuk menghapal rumus tersebut. Bahkan, based on my experience, kita bahkan nantinya tidak perlu menghapal rumus tersebut lagi, karena akan terhapal dengan sendirinya.
Ingat, sebaiknya kita jangan terburu menghafal rumus, apapun itu. Memang kadang beberapa orang guru tidak menjelaskan konsep fisika dengan baik, tapi hanya disodorkan rumus. Secara tidak langsung kita disuruh menghafal rumus. Terkadang lagi mereka menamakan rumus superlah, rumus raja, rumus ini itu, dengan nama yang keren-keren agar menarik. Ini gawat! mereka menjebak kita. Serius… kita akan sering terjebak ketika menemukan soal yang tidak cocok dengan satu rumus pun. Padahal kita punya hafalan banyak koleksi rumus.
Misalnya, kita belajar vektor kemarin, tentang proyeksi vektor. Bukankah tidak selalu bahwa Fx = F cos teta? Bagaimana kita sebelumnya berekreasi ke lembah matematika mencari si-trigonometeri, yang pernah dikenalkan kepada kita waktu smp, untuk memahamkan bahwa panjang proyeksi vektor itu ternyata hanya aplikasi dan modifikasi tentang rumus sudut-sudut pada segitiga siku-siku. Dan konon kabarnya ini telah kita pelajari waktu smp. Bukan rumus baru!
Rumus yang dihafal dan dimengerti darimana ia berasal akan mudah untuk selalu diingat dan dipanggil dari memori kita saat kita terlupa; berbeda jika menghafal rumus itu dengan membabi buta, akan terbolak-bali begitu kita akan mengingat-ngingat kembali.
Keindahan fisika sebenarnya terletak pada konsep, yang selama ini sering ditelantarkan. Dengan memahami konsep secara baik (dan benar), kita dapat menjelaskan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan ilmu fisika. Dengan memahami konsep secara baik dan benar, rumus-rumus yang sulit dengan sendirinya akan terpahami dengan mudah.
Yakinlah, jika kita telah mengerti konsep dengan baik dan benar; serta paham dengan penurunan dan aplikasi rumus itu, insya Allah pelajaran fisikan adalah sesuatu yang selalu kita rindukan setiap hari.

4. Pelajari Mulai dari Tingkat Paling Dasar Atas Materi yang Dipelajari.

Biasanya (terutama dalam pelajaran SMA), rumus-rumus fisika di buku yang kelihatannya sangat rumit sebenarnya berasal dari konsep yang sederhana. Misalnya konsep tentang gaya, atau tentang energi, yang diturunkan menjadi rumus akhir yang dibutuhkan. Pelajari konsep-konsep tersebut dahulu, sebelum pergi ke rumus akhir. Nah, beberapa guru (maaf tidak semua) sering menerangkan atau mengajarkan materi mulai dari yang mudah, yang biasanya ada relevansi dengan materi yang sebelumnya atau selanjutnya, baru kemudian ke materi yang tingkat tinggi.

5. Latihlah Pemahaman dengan Mengerjakan Soal, dan Mulailah dari Soal yang Paling Mudah

Ketika menghadapi musuh, kita perlu yang namanya keberanian. Bagi yang penakut, maka dia dikatakan sudah kalah sebelum bertempur. Karena itu coba jurus-jurus (pemahaman) yang telah diberikan oleh sang guru untuk mencoba menaklukan beberapa soal. Cobalah berani. Mulai dari soal-soal yang kita anggap atau kelihatan mudah. Jika kita ragu, minta pilihkan dengan guru, soal mana yang sebaiknya terlebih dahulu kita kerjakan. Kemenangan demi kemenangan dalam menaklukan beberapa soal menjadikan suatu pengalaman yang sulit terlupakan. Dan ini akan menjadi suatu ekstase yang mencandukan.

6. Kembangkan ke Soal yang Lebih Sulit Agar Pengetahuan Lebih Mendalam.

Jangan selalu terbuai dengan kemenangan-kemenangan menghadapi lawan yang lebih lemah. Kemenangan yang seperti itu, meski berguna untuk meningkatkan motivasi; namun tidak menguji kita dengan sebenarnya. Cobalah, mulai berkenalan dengan soal-soal yang lebih sulit, atau bervariasi. Keberhasilan kita menaklukan soal dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi akan membawa suatu kenikmatan yang berbeda.
Perlu kita ingat, bahwa ada lima kompetensi yang sebaiknya kita miliki untuk melihat kepahaman kita dalam mempelajari fisika, yaitu mengerjakan soal-soal fisika dalam satu langkah; mengerjakan soal dalam beberapa langkah; menggambar sketsa; menggambar grafik dan mengubah variabel.
Seringlah berlatih dengan mengerjakan banyak soal, semakin banyak soal yang dikerjakan maka semakin mengerti kita tentang materi fisika.
Mengapa mengerjakan latihan soal sesering mungkin ? Kalau kita sering mengerjakan soal fisika, dengan sendirinya rumus diingat, dan akan terhapal dengan sendirinya. Kita juga semakin memahami konsep fisika. Ingat waktu pertama kali belajar makan, bolak-balik makanan itu berlepotan di mulut kita (dan alhamdullillah ibu kita mengajari dengan kesabaran yang luar biasa), tapi karena itu berulang-ulang akhirnya kita mahir makan dan tidak akan pernah akan ketinggalan jika diajak makan. Ketika kita belajar naik sepeda? rasanya sangat sulit sekali dan menakutkan. Kita bahkan mungkin jatuh berulangkali, tapi kemdian? Sama saja dengan fisika. Jika kita sering latihan soal, kepiawaian kita makin tinggi.

Juli 24, 2016

Tidak dapat dipungkiri, bahwa pelajaran yang paling menjadi momok bagi siswa adalah Fisika. Banyak siswa yang alergi ketika mendengar mata pelajaran Fisika.
Dalam benak mereka, belajar fisika selalu berkaitan dengan rumus yang menakutkan. Di dalam kelas pun, siswa selalu diajarkan rumus yang memusingkan. Setiap siswa selalu membayangkan betapa sulitnya belajar Fisika itu.
Pernahkah kita bertanya, mengapa ada orang senang mendaki gunung tinggi dan penuh bahaya? Mengapa ada orang hobi menjelajahi ganasnya gurun pasir yang tandus dan panas? Atau mengapa sebagian orang gemar mengarungi buasnya samudra? Jawabannya adalah bagi mereka semua merupakan itu hobi, kegemaran dan bisa memuaskan diri mereka. Mereka mencari kepuasan diri dan memiliki semangat yang tinggi untuk melakukan semua itu.
Sekarang, bagaimana dengan belajar Fisika? Mengapa ada orang yang sangat senang pelajaran Fisika? Prof Yohanes Surya, orang Indonesia yang membuktikan bahwa belajar Fisika itu asyik dan menyenangkan. Lalu bagaimana dengan kebanyakan orang (siswa) yang takut belajar Fisika?
Orang yang senang belajar Fisika, karena bagi mereka pelajaran itu menyenangkan. Dari awal, mereka selalu membayangkan betapa menyenangkannya belajar Fisika. Mempelajari Fisika adalah suatu petualangan yang menggairahkan dan menantang. Menjadi seorang fisikawan profesional, bahkan lebih menggairahkan. Di antara kegiatan intelektual manusia, yang paling banyak menyerap energi adalah mempelajari dunia tempat kita hidup dan mencoba membuka tabir rahasia alam. Itulah tepatnya yang merupakan tujuan Ilmu Fisika.
Ilmu Fisika selalu berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari. Sebenarnya tanpa sadar, tiap orang selalu menerapkan hukum fisika. Misalnya, mengapa berjalan di tempat yang licin itu lebih sulit dibandingkan di tempat yang kasar. Di situlah Ilmu Fisika bekerja, bahwa jalan yang licin itu gaya geseknya lebih kecil dibandingkan dengan jalan yang kasar sehingga gaya penahan kaki kita lebih kecil. Makanya kita sering terpeleset ketika berjalan di jalan yang licin.
Contoh lain, mengapa jalan tikungan selalu dibuat miring dengan sudut kemiringan tertentu? Itu bukan tanpa alasan. Kecepatan kendaraan di tikungan itu, berbanding lurus dengan besar sudut kemiringan tikungan. Hal itu membuat kendaraan lebih aman ketika melaju di tikungan dengan sudut kemiringan tertentu.
Hal itu membuktikan, fisika selalu dekat dengan peristiwa yang kita alami. Tanpa belajar pun, sebenarnya setiap orang telah menerapkan Ilmu Fisika.
Lalu bagaimana agar belajar Fisika itu menyenangkan? Pertama, hilangkan anggapan bahwa Fisika itu susah. Anggapan itulah yang menghalangi seseorang untuk belajar Fisika lebih dalam. Ingat, anggapan/pikiran adalah penggerak tubuh. Dengan berpikir ‘Fisika itu susah’, maka otak akan bekerja mencari alasan mengapa Fisika itu susah. Akhirnya, seribu satu alasan menyatakan Fisika memang ‘benar-benar susah’ dan bikin sakit kepala sehingga orang enggan ‘masuk’ ke dunia Fisika.
Berpikirlah positif terhadap fisika, maka akan muncul hasil yang positif. Jika kita berpikir belajar Fisika itu asyik dan menarik, maka otak kita pun akan mencari alasan mengapa Fisika itu menyenangkan dan mengapa perlu mempelajarinya. Berdasar pikiran yang positif itulah, lahir minat dan semangat baru untuk belajar mencintai Fisika.
Langkah kedua adalah menumbuhkan minat dengan mengatakan: “Apakah manfaatnya bagiku.” Mengetahui secara konkret manfaat yang diperoleh setelah belajar Fisika, maka akan tumbuh dalam diri suatu sugesti besar untuk mempelajarinya.
Melalui Ilmu Fisika akan tersingkap rahasia alam, penemuan baru dan teknologi terapan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Bahkan, Ilmu Fisika selalu berkaitan dengan berbagai disiplin ilmu lainnya. Misalnya dalam Ilmu Kedokteran juga dipakai asas fisika medik. Eksplorasi minyak bumi dan barang tambang, juga menerapkan teknologi fisika bumi atau lebih dikenal dengan sebutan Geofisika. Bidang teknik sipil mengaplikasikan konsep titik berat, keseimbangan gaya, tegangan dan daya tahan suatu material yang semuanya itu dijelaskan dengan baik dan terperinci dalam Ilmu Fisika.
Bahkan dalam bidang ekonomi dan bisnis sekalipun, Ilmu Fisika turut ambil bagian yaitu yang dikemas sebagai Ekonofisika. Bagaimana memprediksikan turun naiknya harga saham, atau kondisi moneter berdasarkan data sebelumnya. Nah, jika kita menguasai Ilmu Fisika tentu akan mudah mencari maupun menciptakan lapangan kerja.
Langkah ketiga adalah mengatur tempat belajar dan membangun suasana yang bersahabat. Dalam hal ini, interaksi antara guru dan siswa dalam belajar Fisika. Buatlah siswa betah tinggal di kelas dan ciptakan suasana segar dalam belajar. Perlakukan siswa sebagai manusia sederajat, pahami cara berpikir siswa, tanyakan penghambat mereka belajar dan bersenang-senanglah bersama mereka.
Fisika tidak selalu berkaitan dengan rumus, tetapi menggunakan logika berpikir. Bukan berarti Fisika tanpa Matematika, karena Matematika adalah dasarnya. Biasanya orang Fisika selalu mempunyai logika dan pola pikir yang baik, sehingga orang yang ahli dalam bidang Fisika mampu bekerja di berbagai bidang.
Memang, Fisika tidak bisa dikatakan mudah. Tetapi tidak ada alasan untuk tidak menyukai pelajaran Fisika, karena ternyata belajar Fisika itu asyik dan menyenangkan
FILM PENDEK PENDIDIKAN

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA...SEMOGA BERMANFAAT...